BM31News
BM31News
BM31News

Expo Produk Unggulan 2025 Unpatti Dorong Inovasi Kelautan dan Perikanan untuk Kemandirian Ekonomi Maluku

Expo 2025 Unpatti fokus pada inovasi kelautan dan perikanan untuk memperkuat ekonomi daerah.

Ambon, | Universitas Pattimura menggelar Expo Produk Unggulan 2025 pada Senin (17/11/2025), di pelataran Gedung Auditorium Universitas Pattimura, Ambon, sebagai upaya memperkenalkan inovasi berbasis riset serta mendorong kemandirian pangan dan ekonomi laut Maluku. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Produk Unggulan Unpatti ini menghadirkan puluhan pelaku UMKM, akademisi, serta mitra pemerintah dengan fokus pada pengembangan potensi kelautan dan perikanan daerah.

Expo tersebut diselenggarakan untuk mempromosikan produk unggulan sektor kelautan dan perikanan sekaligus memperluas jejaring kerja sama antara perguruan tinggi, pelaku usaha, dan pemerintah daerah. Dalam sambutan pembukaan, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Universitas Pattimura, Pieter Kakisina, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai ruang publikasi hasil riset dosen.

“Unpatti memiliki lebih dari seribu dosen, dan sebagian besar telah menghasilkan produk riset yang berpotensi dikembangkan serta dipasarkan. Expo seperti ini harus menjadi agenda rutin agar masyarakat mengetahui inovasi yang dihasilkan universitas,” kata Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Pieter Kakisina.

Kakisina menyampaikan bahwa produk hasil riset tidak hanya berhenti sebagai laporan atau artikel ilmiah, namun harus diwujudkan dalam bentuk inovasi bernilai ekonomi. Ia menegaskan bahwa setiap produk wajib mencantumkan logo Universitas Pattimura sebagai identitas akademik dan bentuk pertanggungjawaban institusi. BM31News

Salah satu produk unggulan yang dipamerkan dalam kegiatan Expo. Foto: BM31News

Dalam kesempatan yang sama, Kakisina mengungkapkan rencana pembangunan showroom permanen di lantai satu kantor pusat Universitas Pattimura. Fasilitas ini akan difungsikan sebagai pusat pemasaran resmi produk riset dosen dan lokasi pameran tetap bagi tamu serta mitra eksternal.

Selain itu, ia mendorong seluruh fakultas untuk aktif mengunjungi expo dan memperkuat kolaborasi lintas unit dalam pengembangan inovasi. Dukungan dari pemerintah daerah, sekolah, desa, dan UMKM dinilainya sebagai bentuk sinergi positif bagi kemajuan sektor riset dan pengabdian masyarakat.

Ketua Pusat Studi Produk Unggulan Daerah, Adriana Hiariej, menjelaskan bahwa expo tahun ini melibatkan lebih banyak pelaku UMKM, termasuk peserta dari luar kota Ambon. Kolaborasi tersebut dinilai memperluas jangkauan inovasi daerah serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

“Kegiatan ini memperkuat kelompok usaha masyarakat dan UMKM agar mampu berkembang dan memberikan nilai tambah ekonomi. Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci peningkatan kualitas dan kuantitas produk unggulan daerah,” kata Ketua Pusat Studi Produk Unggulan Daerah, Adriana Hiariej.

Hiariej juga menegaskan bahwa expo merupakan kelanjutan dari Seminar Nasional yang dilaksanakan pada 10 November 2025, yang menghasilkan luaran berupa book chapter dari hasil penelitian para peserta. Menurutnya, pola kegiatan terpadu ini memastikan bahwa seminar ilmiah memiliki dampak lanjut berupa publikasi dan produk inovatif.

Ketua Panitia, Meigy Nelce Mailoa, dalam laporannya menyampaikan bahwa tema expo tahun ini “Pengembangan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Unggulan Daerah untuk Mendukung Kemandirian Pangan” dipilih untuk menegaskan komitmen Unpatti terhadap sektor strategis Maluku.

Expo yang berlangsung pada 17-18 November 2025 ini memuat empat tujuan utama:

  1. Memperkenalkan produk unggulan daerah.
  2. Memfasilitasi UMKM dan komunitas kreatif memperluas jaringan pemasaran.
  3. Memperkuat kolaborasi riset antara Unpatti dan pelaku usaha.
  4. Menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa.

Stand peserta menampilkan berbagai produk berbasis sumber daya lokal mulai dari pangan olahan, hasil perikanan, produk pertanian, kerajinan, fesyen, hingga inovasi teknologi. Kegiatan ini juga diramaikan dengan demo produk, penilaian stand terbaik, dan lomba budaya goyang ta bola bale.

Mailoa menutup laporannya dengan harapan agar expo menjadi ruang pertemuan strategis antara produsen, konsumen, pemerintah, dan akademisi, serta melahirkan kerja sama baru yang memperkuat potensi unggulan Maluku. Hiariej juga menargetkan pembangunan gedung khusus Pusat Studi Produk Unggulan sebagai sentra pemasaran UMKM dan produk penelitian.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Universitas Pattimura untuk terus mengembangkan inovasi berbasis potensi maritim, sekaligus memperkuat peran akademisi dalam mendukung kemandirian ekonomi daerah. (BM31-JP)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.

BM31NEWS

@bm31news.com

Ikuti akun resmi BM31NEWS di TikTok

Follow

Hak Cipta BM31News. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !