Ambon,
– Dalam rangka memperingati Hari Bakti TNI Angkatan Udara (TNI AU) ke-78, Pangkalan TNI AU (Lanud) Pattimura menggelar aksi donor darah pada Selasa (16/7/2025), bertempat di Pattimura Golf Club (PGC), Ambon. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai instansi, termasuk TNI AD, TNI AL, Polri, Basarnas, Bakamla, Satpol PP, dan unsur pemerintahan daerah, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung aksi kemanusiaan di wilayah Maluku.
Aksi donor darah tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti TNI AU yang jatuh pada 29 Juli setiap tahunnya. Selain menjadi wujud penghormatan terhadap pengorbanan para pahlawan udara, kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen TNI AU dalam mendorong peran aktif sosial di tengah masyarakat.
“Donor darah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bentuk konkret kepedulian TNI AU terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan sinergi lintas instansi,” kata Komandan Lanud Pattimura, Kolonel Pnb Sugeng Sugiharto.
Menurut data panitia, kegiatan ini berhasil mengumpulkan sekitar 150 kantong darah yang kemudian disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Ambon. Ketersediaan darah tersebut akan sangat membantu penanganan medis di berbagai rumah sakit, khususnya dalam situasi darurat dan krisis kesehatan.
“Kegiatan ini tidak hanya untuk memperingati Hari Bakti TNI AU ke-78, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan kerja sama lintas instansi di wilayah Maluku. Setetes darah sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan, dan hari ini kita bersama-sama memberi arti untuk kemanusiaan,” ujar Sugeng Sugiharto lebih lanjut.
Aksi kemanusiaan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat Lanud Pattimura dan tamu undangan penting, di antaranya Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 7/D.III Ny. Enny Sugeng Sugiharto, Kadispers Letkol Adm Dana S, dan Kadislog Letkol Kal Agung Prahardanto. Seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi, menjadikan kegiatan ini bukan hanya sukses secara teknis, namun juga secara moral dan solidaritas antarinstansi.
Hari Bakti TNI AU merupakan peringatan atas gugurnya tiga pahlawan TNI AU dalam misi pengiriman logistik pada 29 Juli 1947, yang kemudian menjadi simbol pengabdian tanpa pamrih bagi Tanah Air. Semangat pengorbanan itu, menurut Danlanud, masih relevan hingga kini dalam bentuk pelayanan sosial dan solidaritas nasional.
“Dengan semangat Hari Bakti, kami ingin terus mendorong peran aktif seluruh elemen pertahanan dan masyarakat sipil dalam misi-misi kemanusiaan. Kami percaya bahwa kekuatan pertahanan negara tidak hanya terletak pada alutsista, tapi juga pada kepekaan sosial dan solidaritas antarwarga,” kata Sugeng Sugiharto.
Kegiatan donor darah ini menjadi simbol kuat kolaborasi TNI-Polri dan instansi pemerintah di Maluku dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan. Di tengah tantangan sosial dan krisis kesehatan yang masih terjadi di berbagai wilayah, kontribusi kolektif seperti ini menjadi harapan sekaligus kekuatan baru dalam membangun masyarakat yang lebih tangguh dan peduli.
Dengan menyatukan kekuatan antarinstansi melalui aksi nyata, Lanud Pattimura berhasil menjadikan momentum Hari Bakti TNI AU ke-78 sebagai tonggak solidaritas dan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat Maluku. (BM31)









