Masohi,
| Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, berharap Turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2026 mampu melahirkan atlet-atlet potensial dan berprestasi yang dapat menjadi andalan daerah di tingkat Provinsi Maluku maupun nasional. Harapan itu disampaikan saat membuka turnamen di Gedung Olahraga (GOR) Masohi, Senin (26/10/2026), dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kota Masohi yang diperingati pada 3 November 2026.
Turnamen tersebut diikuti 120 peserta dari berbagai unsur, yakni organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, instansi vertikal, jajaran TNI-Polri, badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), serta masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Zulkarnain menegaskan bahwa turnamen tenis meja tidak semata-mata berorientasi pada perebutan gelar juara. Menurut dia, kompetisi ini menjadi sarana untuk menguji kemampuan, membentuk karakter, dan membangun mental atlet agar mampu bersaing secara kompetitif.
“Semoga melalui turnamen ini, lahir atlet-atlet pimpong potensial yang kelak menjadi andalan bagi Kabupaten Maluku Tengah,” kata Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir.
Ia menjelaskan, tenis meja merupakan cabang olahraga yang menuntut kecepatan, ketepatan, konsentrasi, strategi, serta ketenangan dalam mengambil keputusan. Kemampuan tersebut diperlukan atlet, baik ketika melancarkan serangan maupun saat menghadapi tekanan dari lawan.
Pembukaan turnamen turut dihadiri Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, Ketua PTMEI Provinsi Maluku Hong Arta Jhon Alfred, Ketua Harian PTMEI Musriadin Labahawa, para wasit, serta peserta pertandingan.
Zulkarnain menyebutkan, peringatan HUT ke-69 Kota Masohi tahun ini diramaikan dengan berbagai kegiatan olahraga dan seni yang melibatkan pemerintah daerah, instansi vertikal, TNI-Polri, BUMN, BUMD, dan masyarakat.
Sejumlah kegiatan yang disiapkan meliputi sepak bola, futsal, lari, tenis meja, kejuaraan karate, serta lomba jukulele bagi siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) se-Kabupaten Maluku Tengah.
Menurut Zulkarnain, rangkaian kegiatan tersebut memiliki nilai strategis bagi pengembangan kualitas generasi muda sekaligus peningkatan prestasi masyarakat di bidang olahraga dan seni. Kompetisi juga dapat menjadi ruang untuk mengenali kemampuan peserta, mengukur hasil pembinaan, dan menemukan talenta yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut.
“Melalui kompetisi ini, kita dapat mengukur kemampuan atlet, mengenali potensi unggulan, serta mengevaluasi kekurangan yang perlu segera diperbaiki,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya pembinaan atlet yang terarah dan berkelanjutan setelah kompetisi berlangsung. Karena itu, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) diharapkan memperkuat kolaborasi dengan organisasi cabang olahraga, termasuk organisasi tenis meja, guna memastikan atlet potensial memperoleh pembinaan yang terukur, konsisten, dan berkesinambungan.
Zulkarnain juga meminta seluruh peserta bertanding dengan penuh semangat, percaya diri, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia mengingatkan atlet agar tidak meremehkan lawan ataupun merasa rendah diri ketika menghadapi peserta lain.
Kepada wasit dan perangkat pertandingan, ia berpesan agar menjalankan tugas secara adil, tegas, dan profesional. Panitia juga diminta memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan tertib, aman, dan lancar.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah berharap turnamen ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial peringatan hari jadi kota. Hasil kompetisi diharapkan menjadi salah satu bahan evaluasi untuk memperkuat pembinaan dan menyiapkan atlet tenis meja yang mampu membawa nama daerah pada kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.(BM31-02)




















