BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News BM31News BM31News

16 Siswa SMP Negeri 7 Maluku Tengah Raih Juara II Lomba Jukulele

Sebanyak 16 siswa SMP Negeri 7 Maluku Tengah meraih juara kedua dalam lomba jukulele tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Maluku Tengah di Gedung Mae Oku, Masohi.

Masohi, | Sebanyak 16 siswa SMP Negeri 7 Maluku Tengah berhasil meraih juara II dalam Lomba Jukulele tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Maluku Tengah yang digelar di Gedung Mae Oku, Kota Masohi, Jumat (23/10/2026). Prestasi tersebut diraih dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kota Masohi yang diperingati pada 3 November 2026.

Dalam perlombaan bertema “Musik Jukulele Bangkitkan Semangat Persatuan di Bumi Pamahanunusa” itu, tim SMP Negeri 7 Maluku Tengah memperoleh nilai 82,59. Capaian tersebut menempatkan sekolah itu pada posisi kedua, di bawah SMP Negeri 85 Maluku Tengah yang meraih peringkat pertama dengan nilai 87.00.

Keikutsertaan tim SMP Negeri 7 Maluku Tengah didampingi dua guru, yakni Jane Sohilait dan Nasgia Sahupala. Tim tersebut juga mendapat bimbingan dari Chelsea Dirksz, guru jukulele di sekolah itu yang bertindak sebagai pelatih.

Lomba jukulele dibuka langsung oleh Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir. Kegiatan ini dihadiri pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, panitia penyelenggara, dewan juri, kepala sekolah, guru, pembimbing, serta para peserta.

Sekitar 600 siswa dari 36 grup mengikuti perlombaan tersebut. Peserta terdiri atas 15 grup tingkat SD dan 21 grup tingkat SMP. Kompetisi ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan bakat musik, kreativitas, kedisiplinan, kerja sama, dan kepercayaan diri sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal.

BM31News BM31News BM31News BM31News BM31News BM31News BM31News BM31News BM31News

Dalam sambutannya, Zulkarnain menegaskan bahwa perlombaan jukulele tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter dan pengembangan potensi generasi muda.

Menurut dia, seni musik jukulele merupakan bagian dari identitas budaya masyarakat Maluku yang perlu terus dilestarikan melalui kegiatan pendidikan dan kebudayaan.

Bupati juga mengingatkan para peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, menghargai perbedaan, serta menampilkan kemampuan terbaik selama kompetisi. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi pelajar untuk terus belajar, berlatih, dan mengembangkan bakat seni.

Hasil perlombaan menempatkan SMP Negeri 85 Maluku Tengah sebagai juara pertama dengan nilai 87, disusul SMP Negeri 7 Maluku Tengah di posisi kedua dengan nilai 82,59. Peringkat ketiga diraih SMP Negeri 42 Maluku Tengah dengan nilai 80,64.

Sementara itu, SMP Negeri 38 Maluku Tengah menempati peringkat keempat dengan nilai 72,75, diikuti SMP Negeri Kristen Haruru pada peringkat kelima dengan nilai 70,68. SMP Negeri 71 Maluku Tengah berada di posisi keenam dengan nilai 69,93. Adapun gelar juara favorit diraih SMP Negeri 4 Maluku Tengah.

Keberhasilan 16 siswa SMP Negeri 7 Maluku Tengah meraih posisi kedua mendapat apresiasi dari para guru dan pimpinan lembaga pendidikan tersebut. Prestasi ini menjadi capaian positif bagi sekolah dalam mendorong pengembangan bakat dan partisipasi siswa pada kegiatan seni budaya.

Melalui perlombaan ini, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah mendorong keterlibatan sekolah, guru, dan masyarakat dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkarya dan berprestasi. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan serta melestarikan musik jukulele sebagai warisan budaya masyarakat Maluku Tengah.(BM31-01)

📢 Ikuti BM31News untuk dapatkan berita terbaru
⚠️ DISCLAIMER: Konten BM31News.com dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip, menyalin, memuat ulang sebagian atau seluruh isi artikel ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi BM31News.com.

Hak Cipta BM31News. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !