BM31News
BM31News
BM31News

Bupati Malteng Tekankan Transparansi dan Persatuan dalam Pelantikan Raja Sirisori Islam

Pelantikan Raja Sirisori Islam diwarnai pesan tegas soal persatuan masyarakat dan transparansi pengelolaan Dana Desa.

Sirisori-Malteng, | Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, menegaskan pentingnya kepemimpinan yang merangkul seluruh masyarakat dan pengelolaan dana negeri yang transparan saat pelantikan Kepala Pemerintah Negeri (KPN)/Raja Negeri Sirisori Islam, Syarifudin Pattisahusiwa, di Negeri Sirisori Islam, Kecamatan Saparua Timur, Sabtu (23/5/2026). Pesan tersebut disampaikan di hadapan jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta unsur Forkopimda Provinsi Maluku dan Kabupaten Maluku Tengah.

Pelantikan Raja Negeri Sirisori Islam berlangsung dengan dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, anggota DPR RI dan DPD RI daerah pemilihan Maluku, pimpinan DPRD, hingga para raja dan kepala pemerintahan negeri se-Kabupaten Maluku Tengah. Kehadiran para pejabat daerah tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap stabilitas pemerintahan dan pembangunan di wilayah adat.

Dalam sambutannya, Zulkarnain menekankan bahwa seorang raja negeri tidak hanya menjalankan fungsi administratif pemerintahan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk menjaga persatuan masyarakat di tengah dinamika pembangunan desa dan pengelolaan anggaran negara.

“Saudara harus mampu merangkul semua masyarakat dan jadikan diri saudara sebagai pemimpin yang mampu menjadi payung bagi semua masyarakat di negeri,” kata Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir.

Menurut Zulkarnain, kepemimpinan yang tidak inklusif berpotensi menimbulkan keresahan sosial dan kecemburuan di tengah masyarakat. Karena itu, pelayanan publik di tingkat negeri diminta berjalan cepat, tepat sasaran, dan tidak diskriminatif agar seluruh warga merasakan manfaat pembangunan secara merata.

BM31News

Selain menyoroti aspek sosial, Bupati juga memberi perhatian serius terhadap tata kelola keuangan negeri. Ia meminta agar Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) dikelola secara transparan, terbuka, serta akuntabel untuk mencegah penyalahgunaan anggaran yang dapat merugikan masyarakat.

“Pengelolaan keuangan negeri harus tepat sasaran, transparan, dan selalu terbuka kepada masyarakat negeri serta menghindari berbagai bentuk penyimpangan,” kata Zulkarnain Awat Amir.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap akuntabilitas penggunaan anggaran desa dan negeri di berbagai daerah. Pemerintah daerah menilai keterbukaan informasi anggaran menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah negeri.

Bupati juga meminta Raja Negeri Sirisori Islam yang baru dilantik agar membangun sinergi dengan pemerintah daerah, para raja di Kecamatan Saparua Timur, serta seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi dinilai penting untuk mempercepat pembangunan dan menjaga stabilitas sosial di tingkat negeri maupun kabupaten.

Sementara itu, pelantikan Syarifudin Pattisahusiwa sebagai Raja Negeri Sirisori Islam diharapkan menjadi awal penguatan tata kelola pemerintahan negeri yang lebih profesional dan partisipatif. Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap penyelenggaraan pemerintahan negeri agar pelayanan publik berjalan efektif dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. (BM31-02)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.

BM31NEWS

@bm31news.com

Ikuti akun resmi BM31NEWS di TikTok

Follow