BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News BM31News BM31News BM31News

Dua Nelayan Maluku Tenggara Hilang Kontak Berhasil Ditemukan Selamat oleh Tim SAR Gabungan

Operasi SAR gabungan menemukan dua nelayan hilang kontak di Perairan Ngaf dalam kondisi selamat setelah satu jam pencarian.

Langgur, | Dua nelayan asal Maluku Tenggara yang sempat hilang kontak saat melaut pada Selasa malam, 18 November 2025, akhirnya ditemukan selamat oleh Tim SAR Gabungan pada Rabu (19/11/2025) di Perairan Pulau Ngaf, Kabupaten Maluku Tenggara. Operasi pencarian dilakukan setelah keluarga melaporkan hilangnya longboat yang ditumpangi keduanya, yang sebelumnya melanjutkan perjalanan menuju Pulau Tayandu meski cuaca memburuk.

Informasi awal disampaikan oleh Fani Tofi kepada Pos SAR Tual pada Rabu sore. Ia melaporkan bahwa lima warga Desa Kolser berangkat menggunakan sebuah longboat menuju Pulau Tayandu pada Selasa pukul 20.00 WIT. Dalam perjalanan, cuaca memburuk pada sekitar pukul 22.30 WIT, memaksa tiga penumpang turun di Desa Ohoidertawun. Dua lainnya Yakobus Tofi (49) dan Andreas Tofi (30) memilih melanjutkan perjalanan menuju Tayandu.

Namun hingga keesokan hari, keduanya tidak tiba di tujuan. Keluarga kemudian meminta bantuan SAR untuk melakukan pencarian.

Setelah menerima laporan pada pukul 16.10 WIT, Pos SAR Tual segera mengerahkan tim rescue menuju titik koordinat awal pencarian pada jarak sekitar 8,83 NM dari Pos SAR Tual. Operasi melibatkan unsur gabungan dari Pos SAR Tual, Polair Tual, Lanal Tual, dan unsur masyarakat, dengan dukungan RIB Pos SAR Tual dan empat longboat milik warga.

Cuaca di lapangan dilaporkan sebagai hujan ringan dengan angin barat–barat laut berkekuatan 15-34 knot serta gelombang mencapai 2,5 meter, membuat pencarian berlangsung dalam situasi menantang.

“Kami langsung mengerahkan tim begitu laporan diterima. Faktor cuaca menjadi tantangan utama, namun koordinasi di lapangan berjalan efektif hingga korban berhasil ditemukan,” kata Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah.

Setelah melakukan pencarian selama sekitar satu jam, pukul 17.15 WIT longboat milik dua nelayan tersebut ditemukan dalam keadaan selamat di Perairan Pulau Ngaf, sekitar 3,35 NM dari titik awal pencarian.

“Kondisi korban saat ditemukan stabil dan langsung kami evakuasi ke Tual untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” kata seorang anggota Tim Rescue Pos SAR Tual yang terlibat langsung dalam operasi tersebut.

Kedua korban kemudian dibawa ke Tual dan dinyatakan dalam keadaan sehat.

Insiden ini kembali menegaskan tingginya risiko aktivitas pelayaran di wilayah Maluku Tenggara, terutama pada musim peralihan cuaca. Tinggi gelombang dan angin kencang yang sering berubah cepat menjadi ancaman serius bagi nelayan dan transportasi laut tradisional.

Basarnas menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat pesisir terhadap dinamika cuaca, serta perlunya memastikan peralatan keselamatan sebelum berlayar.

Dengan ditemukannya kedua korban, Operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing. (BM31)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.

error: Konten Dilindungi !