“Lewat momentum ini, Kota Ambon akan belajar banyak dari berbagai kota besar di Indonesia, terkhusus tuan rumah penyelenggara Munas APEKSI,” ujarnya.
Dalam sambutan pembukaan, Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua Dewan Pengurus APEKSI 2025, Eri Cahyadi, menyampaikan rasa terima kasihnya atas partisipasi aktif seluruh Wali Kota se-Indonesia.
“APEKSI adalah rumah bersama untuk seluruh Wali Kota se-Indonesia guna berbagi solusi dan inovasi,” ujar Eri Cahyadi.
Turut hadir, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, yang memberikan dukungan penuh atas pelaksanaan Munas. Emil menyebut Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah kota terbanyak di Indonesia.
“Kita harus bersatu dalam menghadapi tantangan urbanisasi, perubahan iklim, dan transformasi digital,” kata Emil Dardak.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas fiskal sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.
“Saya mendorong pemerintah kota untuk terus meningkatkan efisiensi anggaran dan mengoptimalkan PAD melalui pengelolaan keuangan yang lebih baik,” lanjut Emil.
Dalam agenda City Expo 2025 yang menjadi bagian dari Munas, Wali Kota Ambon turut meninjau Stand Ambon City of Music. Ia menyambut baik antusiasme pengunjung dan melihat ini sebagai peluang strategis untuk promosi potensi lokal.
“Expo City bukan hanya menampilkan keunikan, tapi bagaimana keunikan itu bisa dikelola untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan berdampak pada PAD,” jelas Wattimena.
Ia mengungkapkan bahwa Ambon akan terus belajar dan berbenah dari interaksi serta pertukaran ide selama expo dan Munas berlangsung.
“Kita berharap dari Expo ini paling tidak kita bisa belajar dari daerah lain tentang cara bagaimana mereka mengelola potensi mereka dan kemudian memberikan nilai tambah bagi daerah, khususnya Kota Ambon,” tutupnya. (BM31)








