Ambon,
| Universitas Pattimura (Unpatti) kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan potensi dan prestasi mahasiswa di bidang keagamaan. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat dan Alumni, Nur Aida Kubangun secara resmi melepas kontingen Unpatti yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) XVIII di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Jumat (3/10/2025).
Sebanyak delapan mahasiswa terpilih akan mewakili Unpatti pada ajang nasional tersebut, setelah sebelumnya melalui seleksi ketat dari 21 peserta terbaik di tingkat universitas. Kegiatan pelepasan berlangsung khidmat di Ruang Kerja Rektor Universitas Pattimura, dengan dihadiri sejumlah pejabat universitas serta dosen pembimbing.
“Mohon doa dan dukungan agar kontingen MTQ Unpatti dapat membawa pulang medali dan mempersembahkan yang terbaik bagi universitas,” kata Kubangun, penuh semangat saat memberikan sambutan resmi pelepasan.
Dalam arahannya, Kubangun menegaskan bahwa prestasi mahasiswa merupakan bagian integral dari visi besar Unpatti untuk menjadi “universitas unggul dan bersinar menuju world class university.” Ia menilai partisipasi mahasiswa dalam ajang nasional seperti MTQMN bukan sekadar kompetisi spiritual, melainkan juga wadah pembentukan karakter dan penguatan identitas kampus berbasis nilai.
Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi terhadap tim Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) Unpatti yang pada tahun ini berhasil meraih dua medali perak dan empat medali perunggu sebuah capaian yang disebutnya “jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.”
“Kami bangga karena mahasiswa Unpatti tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga menunjukkan potensi luar biasa dalam berbagai ajang nasional,” ujar Kubangun, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas bidang di kalangan mahasiswa.
Selain bidang akademik dan keagamaan, Unpatti juga menorehkan prestasi gemilang di sektor kemahasiswaan lain. Resimen Mahasiswa (Menwa) Unpatti berhasil menyabet Juara Umum I dan III dalam ajang nasional yang mencakup lomba menembak, halang rintang, dan renang.
Kubangun menilai kemenangan Menwa sebagai simbol keteguhan dan semangat juang mahasiswa Unpatti.
“Kami bangga, karena prestasi ini tidak hanya mengharumkan Unpatti, tetapi juga membawa nama baik Maluku di tingkat nasional,” tegasnya.
Keberhasilan lain juga datang dari National University Debating Championship (NUDC), di mana tim debat Unpatti berhasil masuk tiga besar nasional dari 198 peserta dan lolos ke tingkat nasional dalam kategori debat Bahasa Indonesia. Pencapaian tersebut menegaskan kapasitas intelektual mahasiswa Unpatti dalam berargumentasi dan berpikir kritis di panggung nasional.
Menutup sambutannya, Kubangun berpesan agar seluruh mahasiswa menjadikan setiap keberhasilan sebagai pijakan untuk berjuang lebih tinggi.
“Semoga semangat Pattimura Muda selalu menyala di dada setiap mahasiswa Unpatti,” pungkasnya.
Kontingen Unpatti dijadwalkan bertolak ke Banjarmasin pada pekan pertama November 2025. Mereka akan berkompetisi dalam berbagai cabang lomba seperti tilawah, tahfiz, kaligrafi, dan karya ilmiah Al-Qur’an. Delapan peserta yang diberangkatkan merupakan juara-juara terbaik tingkat universitas dan telah mengikuti pembinaan intensif oleh dosen pendamping serta pembina rohani kampus.
Kehadiran mereka di panggung nasional diharapkan tidak hanya membawa prestasi, tetapi juga memperkuat citra Unpatti sebagai universitas yang menjunjung tinggi nilai-nilai religius, akademik, dan kebangsaan. (BM31)







