BM31News
BM31News
BM31News

INPEX Masela Siap Memulai Fase FEED untuk Proyek LNG Abadi

Proyek strategis ini tidak hanya menawarkan inovasi teknologi, tetapi juga tantangan besar yang melibatkan kerja sama lintas sektor dan komitmen pemerintah untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Jakarta, – Proyek Abadi Masela, yang dikelola oleh INPEX melalui anak perusahaannya INPEX Masela, LTD, kini memasuki tahap penting menjelang realisasi pengembangannya. Seiring dengan tahap akhir proses tender yang sedang berlangsung, proyek strategis ini siap memasuki fase Front-End Engineering Design (FEED), yang menjadi tonggak utama dalam perjalanan pengembangan proyek LNG terbesar di Indonesia ini.

“Dalam waktu dekat, kami akan memulai fase FEED, yang menjadi langkah krusial untuk perencanaan lebih lanjut,” kata Jarrad Blinco, Executive Project Director INPEX Masela, LTD pada Rabu (9/7/2025). Fase ini, menurut Jarrad, menandai persiapan teknis yang mendalam sebelum pelaksanaan konstruksi proyek dimulai.

Proyek Abadi Masela berlokasi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, sebuah daerah yang jauh dari pusat-pusat aktivitas utama, sehingga menghadirkan tantangan logistik dan teknis yang kompleks. Selain masalah transportasi dan perencanaan lokasi, proyek ini harus menghadapi kesulitan teknis dalam membangun infrastruktur subsea yang akan menghubungkan sumber gas ke fasilitas pengolahan.

“Salah satu tantangan terbesar adalah pipa yang harus melintasi Palung Tanimbar dengan kedalaman lebih dari 1.500 meter,” ujar Jarrad. Hal ini menunjukkan betapa ambisiusnya proyek ini, yang akan melibatkan teknologi dan keahlian tingkat tinggi dalam dunia energi.

Di samping itu, proyek ini juga akan menghadirkan Fasilitas Floating Production Storage and Offloading (FPSO) terbesar yang pernah dibangun di Indonesia. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung proses produksi LNG yang efisien dan ramah lingkungan. “Kami juga akan menggunakan sistem Christmas Tree terbesar yang pernah diproduksi di Indonesia, dan untuk pertama kalinya, teknologi subsea Christmas Tree CCS akan diterapkan melalui sumur bawah laut,” jelas Jarrad.

Teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) yang diterapkan pada proyek ini bertujuan untuk mengurangi jejak karbon yang dihasilkan selama proses produksi gas. Teknologi ini menjadikan Proyek Abadi Masela sebagai pionir dalam penerapan solusi dekarbonisasi di sektor hulu migas Indonesia.

Dari sisi pemerintah, Rikky Rahmat Firdaus, Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas, menegaskan bahwa Proyek Abadi Masela adalah salah satu dari 15 proyek strategis di sektor hulu migas Indonesia yang diprioritaskan untuk mendukung ketahanan energi nasional. “Proyek ini diharapkan dapat berproduksi sesuai jadwal, untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama di industri energi global,” kata Rikky.

Selain kontribusinya terhadap ketahanan energi nasional, proyek ini diharapkan akan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian lokal dan nasional. INPEX bersama mitra lainnya, seperti Pertamina Hulu Energi Masela dan Petronas Masela Sdn. Bhd., berkomitmen untuk mengelola lapangan gas Abadi dengan partisipasi masing-masing sebesar 65%, 20%, dan 15%.

Proyek Abadi Masela ini juga akan berperan penting dalam memenuhi kebutuhan energi domestik Indonesia. Diharapkan dengan kapasitas produksi LNG sebesar 9,5 juta metrik ton per tahun (MTPA), penyaluran gas pipa sebesar 150 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), dan produksi kondensat sekitar 35.000 barel per hari (BCPD), Indonesia dapat memperkuat ketahanan energi dan mengurangi ketergantungan pada impor energi fosil.

“Proyek ini juga akan mendukung transisi Indonesia ke sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan, seiring dengan komitmen pemerintah dalam mendukung target dekarbonisasi nasional,” tambah Jarrad.

Dengan dukungan kuat dari pemerintah, proyek Abadi Masela dipastikan akan menjadi pilar utama dalam pembangunan sektor energi Indonesia, sekaligus mewujudkan visi jangka panjang ketahanan energi yang berbasis pada inovasi teknologi dan keberlanjutan lingkungan. (BM31)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.

BM31NEWS

@bm31news.com

Ikuti akun resmi BM31NEWS di TikTok

Follow

Hak Cipta BM31News. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !