Ambon,
| Pengukuhan pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) se-Indonesia masa bakti 2024-2029 resmi dilakukan oleh Ketua DWP Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Ny. Indah Victoria Togar Simatupang, pada Rabu (20/8/2025). Acara berlangsung secara daring melalui Zoom, diikuti oleh 95 DWP PTN dan LLDIKTI, termasuk Universitas Pattimura yang turut menjadi bagian dari struktur organisasi tersebut.
Pengukuhan ini bertujuan memperkuat kontribusi DWP dalam mendukung program Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemediktisaintek), sekaligus mendorong perempuan untuk aktif di bidang pendidikan, kesehatan, dan dunia usaha melalui berbagai pelatihan serta seminar.
“Pengukuhan ini bukan hanya seremoni, tetapi titik awal gerakan kolektif istri ASN dan pegawai perempuan ASN di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk berkontribusi nyata dalam mendukung Asta Cita pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden serta mewujudkan program DIKTI Saintek Berdampak,” kata Ketua DWP Kemediktisaintek, Indah Victoria Togar Simatupang.
Ia menegaskan, keberadaan DWP harus menjadi motor penggerak perubahan positif yang tidak hanya berperan sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga ruang kontribusi dan inspirasi bagi masyarakat luas.
“Mari kita jadikan DWP selain sebagai wadah silaturahmi juga sebagai ruang kontribusi dan inspirasi. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang kuat, DWP PTN dan LLDIKTI dapat menjadi motor penggerak perubahan positif baik dalam lingkup internal maupun masyarakat dan negara,” ujarnya.
Penasehat DWP Kemediktisaintek, Ny. Levy Brian, dalam arahannya menekankan bahwa pengurus yang baru dikukuhkan harus menjalankan amanah organisasi dengan dedikasi penuh dan ketulusan. “Menjadi pengurus Dharma Wanita bukan sekadar jabatan, tetapi panggilan untuk berkontribusi nyata dalam mendukung kemajuan institusi pendidikan tinggi dan membangun ketahanan keluarga. Saya berharap para pengurus yang hari ini dikukuhkan dapat mengemban amanah ini dengan sungguh-sungguh, menjaga kekompakan, dan terus berkarya dengan hati,” ungkap Levy Brian.
Usai prosesi pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan seminar bertajuk “Menjadi Perempuan Berdaya: Kenali Diri, Kuatkan Hati” yang menghadirkan psikolog Aisya Yuhanida Noor sebagai narasumber. Seminar ini menjadi bagian dari strategi penguatan kapasitas perempuan agar lebih siap menghadapi tantangan sosial dan profesional.
Pengukuhan ini menandai langkah strategis DWP dalam mendukung agenda besar pemerintah menuju Indonesia Emas 2045, dengan memperkuat sinergi, kolaborasi, dan peran aktif perempuan di ranah pendidikan tinggi. (BM31)









