Ambon,
| Pemerintah Amerika Serikat meresmikan kembali American Corner Ambon di Universitas Pattimura, Kamis (7/8/2025), sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral melalui pendidikan, budaya, dan pengembangan sumber daya manusia. Acara yang berlangsung di Gedung Laboratorium Terpadu Blok Masela Unpatti ini dihadiri Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Christopher Green, bersama jajaran pejabat daerah Maluku.
Corner merupakan bagian dari jaringan global lebih dari 700 American Spaces yang tersebar di berbagai negara. Di Indonesia, terdapat 12 pusat serupa, dengan American Corner Ambon menjadi salah satu yang strategis karena berada di wilayah timur Indonesia.
“Peluncuran kembali American Corner Ambon merupakan bukti komitmen bersama kita terhadap pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, dan pemberdayaan pemuda. Hal ini mencerminkan keyakinan bahwa kemitraan dan rasa saling menghormati akan menghasilkan dampak yang lebih langgeng daripada pencapaian sendiri,” kata Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Christopher Green.
Ia menegaskan, American Corner hadir bukan hanya sebagai pusat literasi, tetapi juga sebagai ruang pertukaran gagasan, teknologi, serta penguatan nilai-nilai demokrasi.
“Dengan berinvestasi di ruang ini, kami tidak hanya berinvestasi dalam pemrograman, tetapi juga berinvestasi dalam potensi manusia. American Corner Ambon adalah mercusuar pembelajaran, persahabatan, dan kolaborasi di tahun-tahun mendatang,” ungkap Green.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyambut positif kolaborasi ini. Menurutnya, fasilitas modern seperti E-Library USA, VR, printer 3D, hingga E-Sport Station akan memperkaya pengalaman belajar generasi muda Maluku.
“Kehadiran American Corner Ambon di tengah komunitas pemuda yang dinamis adalah investasi untuk masa depan. Program-program seperti pelatihan kepemimpinan dan workshop Fulbright relevan membekali generasi muda untuk bersaing di level global,” kata Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.
Diplomasi budaya yang diusung melalui American Corner juga dianggap membuka ruang pertukaran yang lebih luas, baik melalui music diplomacy maupun program bahasa Inggris. Sinergi ini dinilai akan mempererat hubungan masyarakat Amerika Serikat dengan Maluku secara berkelanjutan.
Dengan terbukanya akses masyarakat umum terhadap program-program gratis yang ditawarkan, American Corner Ambon diproyeksikan menjadi pusat edukasi inklusif dan kolaborasi global yang berdampak luas. (BM31)









