Ambon,
– Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FK Unpatti) menggelar Pengambilan Sumpah dan Pelantikan 36 Dokter Baru Lulusan ke-35 Periode Juli 2025 pada Kamis (24/7/2025) di Aula Lantai 3 FK Unpatti. Acara ini menandai langkah awal 36 dokter baru untuk menjalani praktik medis dan pengabdian di tengah masyarakat, khususnya di Maluku.
Momentum sakral ini menjadi puncak perjuangan akademik selama bertahun-tahun bagi para lulusan, sekaligus menjadi awal dari tanggung jawab profesional sebagai dokter. Dalam sambutan penuh haru, dr. Johan Weinand Lepertery, mewakili seluruh lulusan menyatakan bahwa gelar dokter yang disandang hari itu bukanlah garis akhir, melainkan awal dari pengabdian sejati.
“Hari ini bukanlah garis akhir, melainkan sebuah permulaan. Permulaan dari pengabdian kami yang sejati: untuk menyembuhkan, melayani, dan menjadi harapan di tengah masyarakat,” kata dr. Johan Weinand Lepertery.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembentukan karakter sebagai dokter di FK Unpatti tidak hanya berdasarkan kurikulum ilmiah, tetapi juga dibentuk oleh kepekaan sosial terhadap tantangan geografis dan ketimpangan layanan kesehatan di wilayah kepulauan.
Dekan FK Unpatti, dr. Farah Christina Noya, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan hanya pencapaian personal, tetapi juga amanah sosial. Ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah untuk mendorong hadirnya dokter-dokter berkualitas melalui program beasiswa dan peningkatan pendidikan pra-universitas.
“Dengan meningkatkan kualitas input mahasiswa, kita dapat menghasilkan dokter-dokter yang lebih siap menghadapi tantangan di lapangan,” ujar dekan, dr. Farah Christina Noya.
Dekan juga menyoroti peluncuran Program Akselerasi Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang dilakukan bersama Kementerian, Universitas Hasanuddin, dan Pemprov Maluku dalam kerangka Academic Health System (AHS). FK Unpatti akan menjalankan tiga program studi spesialis percontohan yakni Penyakit Dalam, Obgyn, dan Bedah Umum yang diharapkan menjawab kekurangan dokter spesialis di daerah.
Kepada 36 dokter baru, dekan berpesan agar tidak melupakan sumpah profesi dan tetap mengabdi di Maluku pasca-internship, sesuai komitmen yang telah ditandatangani.
“Pengabdian kalian adalah kunci kemajuan kesehatan Maluku,” tegasnya. (BM31)









