BM31News
BM31News

Mahasiswa KKN Unpatti Gelar Skrining PTM bagi Lansia di TNS

Program unggulan KKN Fakultas Kedokteran Unpatti melibatkan tenaga kesehatan untuk membantu pemeriksaan dini dan edukasi kesehatan bagi lansia dari 16 desa di Kecamatan TNS.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pattimura (Unpatti) Angkatan LIII Gelombang I Tahun 2026 menggelar sosialisasi dan skrining awal Penyakit Tidak Menular (PTM) bagi lanjut usia (lansia) di Kecamatan TNS, Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Camat TNS, Jumat (6/11/2026), merupakan salah satu program unggulan mahasiswa KKN Fakultas Kedokteran Unpatti untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan dan pemeliharaan kesehatan.

Program tersebut menyasar para lansia dari 16 desa di Kecamatan TNS. Pelaksanaannya melibatkan mahasiswa Fakultas Kedokteran Unpatti yang bekerja sama dengan dokter serta tenaga kesehatan dari puskesmas terkait guna memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan sekaligus edukasi mengenai pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular.

Koordinator Penyelenggara, Gian Neil Souisa, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura, menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan pada deteksi dini PTM, khususnya bagi kelompok lansia yang membutuhkan perhatian lebih terhadap kondisi kesehatannya.

Menurutnya, pemeriksaan awal menjadi langkah penting untuk mengetahui faktor risiko maupun indikasi gangguan kesehatan sehingga masyarakat dapat memperoleh pemahaman mengenai kondisi tubuh dan langkah penanganan yang diperlukan.

“Kami melakukan program unggulan, yakni pemeriksaan PTM yang bertujuan melakukan skrining awal penyakit tidak menular bagi lansia yang ada di Kecamatan TNS, terdiri dari 16 desa. Kemudian, kami juga melakukan penyuluhan dan edukasi terkait penyakit-penyakit yang ada,” kata Gian Neil Souisa.

Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa kedokteran dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pelayanan kesehatan masyarakat yang selama ini dijalankan puskesmas. Melalui kegiatan itu, mahasiswa berharap para lansia dapat menjaga kesehatan, tetap produktif, serta memiliki kesadaran lebih baik untuk melakukan pemeriksaan secara berkala.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Pemerintah Kecamatan TNS. Sekretaris Camat TNS, Hermanto Lakotani, yang mewakili pemerintah kecamatan, menyampaikan apresiasi kepada Universitas Pattimura, mahasiswa KKN, serta dosen pembimbing atas kontribusi nyata dalam pelayanan kepada masyarakat.

BM31News

Menurut Hermanto, kehadiran mahasiswa melalui program pemeriksaan kesehatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama kelompok lansia yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan. Ia juga menilai kegiatan itu relevan dengan kondisi masyarakat di tengah kemarau panjang yang sedang berlangsung.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Universitas Pattimura (Unpatti), khususnya Fakultas Kedokteran, para mahasiswa KKN, dosen pembimbing, serta seluruh mahasiswa yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kami berharap kegiatan tersebut dapat terus memberikan manfaat nyata dan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Hermanto Lakotani.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Layeni, Sven Wewra, menilai kegiatan skrining yang dilaksanakan mahasiswa KKN sangat membantu pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan TNS. Ia menyebut pemeriksaan dini PTM merupakan bagian penting dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan preventif.

Sven menjelaskan, keterbatasan anggaran operasional puskesmas menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan kegiatan skrining secara rutin. Karena itu, keterlibatan mahasiswa kedokteran melalui program KKN dinilai mampu membantu tenaga kesehatan menjangkau masyarakat sekaligus memperkuat upaya deteksi dini penyakit.

“Kegiatan ini sangat penting bagi kesehatan masyarakat karena juga mendukung program pemerintah terkait pemeriksaan kesehatan gratis. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat sangat terbantu, sebab pelaksanaan skrining di puskesmas masih terkendala keterbatasan anggaran,” kata Sven Wewra.

Apresiasi juga datang dari salah seorang warga lansia yang mengikuti pemeriksaan. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatan, termasuk tekanan darah, kadar kolesterol, dan asam urat.

Menurutnya, pemeriksaan seperti ini sangat bermanfaat karena membantu masyarakat mengenali kondisi kesehatan lebih awal sehingga dapat mengambil langkah untuk menjaga kesehatan.

Kegiatan sosialisasi dan skrining PTM ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Unpatti dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kecamatan TNS. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah kecamatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan diharapkan dapat memperluas edukasi kesehatan serta mendorong masyarakat, khususnya lansia, lebih aktif melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

📢 Ikuti BM31News untuk dapatkan berita terbaru
⚠️ DISCLAIMER: Konten BM31News.com dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip, menyalin, memuat ulang sebagian atau seluruh isi artikel ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari redaksi BM31News.com.

Hak Cipta BM31News. Dilindungi undang-undang.

error: Konten Dilindungi !