Ambon,
| Pascasarjana Universitas Pattimura sukses menggelar International Conference on Environmental Sciences, Agriculture and Socioeconomics (ICESAS) 2025 pada Selasa (28/10/2025) di Hotel Santika, Ambon. Konferensi ini menjadi bagian penting dari rangkaian Dies Natalis ke-21 Pascasarjana Unpatti, dengan tujuan memperkuat riset lintas disiplin, publikasi ilmiah, dan inovasi berkelanjutan di bidang lingkungan, pertanian, serta sosial-ekonomi.
Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 170 peserta dari dalam dan luar negeri ini menghadirkan narasumber internasional dari Jepang, Australia, Hongaria, dan Indonesia. Selain sesi konferensi, kegiatan juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja Forum Pimpinan Pascasarjana Indonesia (FORPIMPAS) yang dihadiri oleh 18 perguruan tinggi nasional.
Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy, M.Pd., menegaskan pentingnya ICESAS sebagai forum akademik yang mampu menjawab tantangan global melalui riset dan kolaborasi ilmiah lintas negara.
“Konferensi ini tidak hanya menjadi wadah publikasi ilmiah, tetapi juga forum strategis untuk membahas isu-isu penting seperti keberlanjutan lingkungan, ketahanan pangan, inovasi sosial ekonomi, dan kemajuan teknologi,” kata Rektor Fredy Leiwakabessy.
Ia menambahkan, hasil konferensi diharapkan tidak berhenti pada tataran teoritis, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam kebijakan dan praktik pembangunan berkelanjutan di masyarakat.
“Kami berharap hasil dari konferensi ini dapat diimplementasikan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Maluku,” ujar Rektor Leiwakabessy.
Direktur Pascasarjana Universitas Pattimura, Richard B. Luhulima menyampaikan bahwa ICESAS menjadi ajang penting untuk memperkenalkan Pascasarjana Unpatti di kancah nasional dan internasional.

“Kegiatan ini merupakan momentum untuk memperluas jejaring akademik Unpatti sekaligus memperkuat kerja sama riset dengan mitra global,” jelas Luhulima.
Sebagai Ketua Forpimpas Indonesia, Luhulima menambahkan bahwa forum kerja ini membahas arah kebijakan strategis dan kerja sama antar Pascasarjana di Indonesia, dengan harapan lahirnya kolaborasi penelitian dan inovasi lintas universitas.
“Kami berharap konferensi ini tidak hanya menjadi ajang akademik, tetapi juga menjadi pintu bagi kolaborasi penelitian bersama antara Unpatti dan mitra internasional,” tutup Luhulima.
ICESAS 2025 menegaskan posisi Universitas Pattimura sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif mendorong transformasi berbasis riset di kawasan timur Indonesia. Melalui tema besar “Environmental Sciences, Agriculture, and Socioeconomics”, kegiatan ini memperkuat hubungan antara ilmu pengetahuan dan kebijakan pembangunan.
Dengan kehadiran para ilmuwan dan pemangku kepentingan lintas negara, ICESAS tidak hanya menjadi ajang ilmiah, tetapi juga langkah strategis dalam membangun ekosistem pengetahuan yang mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs) di tingkat lokal dan regional. (BM31)









