Ambon,
| Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Terbuka (UT) di kancah internasional. Arni Silva Pattipeiluhu, mahasiswi Program Studi Sarjana Ilmu Hukum Universitas Terbuka Ambon, berhasil meraih medali perak pada ajang SEA Games 2025 yang berlangsung di Pattaya City, Provinsi Chon Buri, Thailand.
Arni meraih posisi Juara II pada cabang olahraga Rowing Beach Sprint nomor Women’s Solo (CM1X). Capaian ini menegaskan dedikasi dan konsistensi atlet muda Indonesia dalam mengharumkan nama bangsa di arena olahraga internasional, sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Terbuka mampu berprestasi di tingkat global.
Selain berstatus sebagai mahasiswa, Arni juga merupakan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) yang bertugas di Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku. Menjalani peran ganda sebagai atlet nasional, personel Polri, dan mahasiswa menuntut kedisiplinan tinggi. Namun, Arni mampu membuktikan bahwa ketiganya dapat dijalankan secara seimbang melalui manajemen waktu yang terukur dan komitmen kuat.
“Latihan berlangsung cukup intens. Saya harus membagi waktu secara rinci antara latihan, tugas kedinasan, dan kegiatan belajar. Sistem pembelajaran di Universitas Terbuka sangat membantu karena fleksibel dan memungkinkan saya belajar secara mandiri di sela-sela jadwal latihan,” ujar Arni.
Ia mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, medali perak ini merupakan hasil dari proses panjang, disiplin, dan kerja keras yang konsisten. Prestasi ini juga menjadi langkah awal untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi di masa mendatang.
“Saya bangga dapat membawa pulang medali untuk Indonesia. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus meningkatkan prestasi, baik di bidang olahraga, pendidikan, maupun karier sebagai anggota Polri,” tuturnya.
Arni turut menyampaikan pesan kepada mahasiswa Universitas Terbuka agar tidak menjadikan keterbatasan waktu dan jarak sebagai penghalang untuk meraih prestasi. Ia menegaskan bahwa sistem pendidikan UT memberikan ruang luas bagi mahasiswa untuk berkembang.
“Universitas Terbuka memberi kesempatan bagi siapa saja untuk maju. Tetap fokus, disiplin dalam membagi waktu, dan jangan ragu untuk bermimpi besar,” katanya.
Direktur Universitas Terbuka Ambon menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih Arni. Menurutnya, capaian tersebut merupakan bukti konkret bahwa mahasiswa UT mampu bersaing dan berprestasi di berbagai bidang, termasuk pada level internasional.
“Prestasi Arni Silva Pattipeiluhu merupakan kebanggaan bagi Universitas Terbuka Ambon. Ia membuktikan bahwa mahasiswa UT tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menorehkan prestasi nonakademik di tingkat dunia. Hal ini sejalan dengan komitmen UT dalam menyediakan pendidikan tinggi yang inklusif, fleksibel, dan berkualitas,” ujar Direktur UT Ambon.
Lebih lanjut, pihak UT Ambon berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri. Keberhasilan Arni sekaligus menegaskan komitmen Universitas Terbuka dalam mencetak sumber daya manusia unggul, berdaya saing global, dan berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
Sebagai informasi, Universitas Terbuka Ambon saat ini membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk program Diploma dan Sarjana yang berlangsung mulai 1 Oktober 2025 hingga 27 Januari 2026. UT juga menyediakan jenjang pendidikan lanjutan hingga program Magister (S2) dan Doktor (S3).
Pilihan program studi tersebar di berbagai fakultas, antara lain Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui laman admisi-sia.ut.ac.id, melalui Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) di setiap kabupaten/kota, atau dengan datang langsung ke Kantor UT Ambon di Jalan Wolter Monginsidi, Lateri, Kecamatan Baguala, Kota Ambon. (BM31)









