Ambon,
| Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBIS) Universitas Pattimura kembali menorehkan capaian akademik penting dengan mengukuhkan 202 lulusan sarjana dalam acara Pengukuhan dan Penggelaran Lulusan Tahun Akademik 2024/2025, yang digelar pada Senin (27/10/2025) di Aula Rektorat Universitas Pattimura, Ambon. Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, orang tua mahasiswa, serta perwakilan alumni.
Dari total lulusan tersebut, 172 di antaranya berasal dari Program Sarjana Ekonomi, dengan 30 lulusan meraih predikat terpuji, berdasarkan Keputusan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura Nomor: 416/UN13.1.4/SK/2025.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Pattimura, Dominggus Malle menegaskan pentingnya kedisiplinan akademik sebagai pilar utama menjaga kualitas lulusan. Ia menyoroti kebijakan batas masa studi maksimal tujuh tahun yang kini diterapkan secara ketat oleh universitas.
“Kebijakan akademik yang otomatis menonaktifkan mahasiswa yang melewati masa studi tujuh tahun bukanlah bentuk pembatasan, melainkan upaya menjaga mutu dan efisiensi proses pendidikan di Unpatti,” kata Malle.
Selain menekankan aspek akademik, Malle juga menyoroti pentingnya penguatan soft skill sebagai kunci keberhasilan di dunia kerja yang semakin kompetitif. Ia mendorong lulusan untuk tidak hanya berorientasi pada nilai, tetapi juga memiliki kemampuan adaptif, etika kerja, dan kepemimpinan yang baik.
“Nilai akademik memang penting, tetapi karakter, etika, dan kemampuan beradaptasi adalah hal yang menentukan keberhasilan di dunia profesional,” tambah Malle.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Teddy Christianto Leasiwal dalam laporannya menegaskan komitmen fakultas untuk terus bertransformasi melalui penguatan sumber daya manusia dan pengembangan program studi unggulan. Saat ini FEBIS Unpatti memiliki 141 dosen, dengan 20 persen bergelar doktor dan 18 persen sedang menempuh pendidikan doktoral di berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri.
“Kami memiliki lima guru besar dan dua puluh lektor kepala yang berkomitmen menjaga mutu akademik dan memperkuat daya saing lulusan FEBIS di tingkat nasional maupun global,” kata Leasiwal.
Ia juga mengungkapkan bahwa fakultas terus memperluas cakupan keilmuannya melalui berbagai program pascasarjana seperti Magister Akuntansi, Magister Ekonomi Terapan, serta pengembangan Program Studi Perdagangan Internasional dan Kewirausahaan. Dalam waktu dekat, FEBIS menargetkan pembukaan Program Doktor Ilmu Manajemen dan Program Doktor Ilmu Ekonomi, sebagai bentuk kontribusi dalam mencetak pemikir ekonomi dan bisnis unggul dari kawasan timur Indonesia.
Mewakili para lulusan, Citra menyampaikan pidato penuh makna yang menggambarkan kelulusan sebagai hasil dari proses panjang perjuangan dan dedikasi. Ia menekankan pentingnya menjadikan gelar sarjana sebagai langkah awal untuk berkarya dan memberi dampak positif bagi masyarakat.
“Kelulusan ini bukan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab baru. Ilmu yang kami peroleh adalah amanah yang harus kami gunakan untuk membangun bangsa dan menjaga nama baik almamater,” ujar Citra.
Acara pengukuhan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan para lulusan kepada Ketua Ikatan Alumni FEBIS dan pembacaan ikrar lulusan, sebagai simbol komitmen untuk mengabdi dan berkontribusi bagi kemajuan ekonomi dan sosial masyarakat.
Momentum pengukuhan ini bukan hanya seremonial, melainkan refleksi atas keberhasilan sistem akademik yang konsisten menyiapkan generasi muda berdaya saing tinggi. Dengan kebijakan akademik yang tegas, sumber daya dosen yang kuat, serta inovasi program studi yang relevan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura menunjukkan arah transformasi menuju fakultas unggul di kawasan timur Indonesia.
Kemandirian, etika, dan semangat kewirausahaan menjadi pesan utama yang terus digaungkan bahwa lulusan FEBIS Unpatti diharapkan menjadi pelaku perubahan yang mampu menciptakan lapangan kerja dan berkontribusi bagi pembangunan ekonomi nasional. (BM31)









