BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News

Tonny Pariela Terpilih Ketua Senat Unpatti 2026-2030

Guru Besar Sosiologi FISIP Unpatti unggul atas M.J. Saptenno dalam pemilihan Ketua Senat, fokus pada penguatan tata kelola akademik dan agenda pemilihan rektor 2027.

Ambon, | Tonny Donald Pariela resmi terpilih sebagai Ketua Senat Universitas Pattimura (Unpatti) periode 2026-2030 dalam Rapat Senat yang digelar di Kampus Unpatti, Poka, Ambon, Rabu (1/4/2026). Ia unggul dalam pemungutan suara dengan meraih 46 suara dari 70 anggota senat yang hadir, mengalahkan rivalnya Martinus J. Saptenno yang memperoleh 23 suara, sementara satu suara dinyatakan tidak sah. Dalam forum yang sama, Hanifa Bennu Nur ditetapkan sebagai Sekretaris Senat secara aklamasi.

Rapat senat yang menjadi momentum penting dalam struktur kelembagaan Unpatti ini dihadiri 70 dari total 80 anggota senat. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Rektor Unpatti, Fredy Leiwakabessy, yang kemudian dilanjutkan dengan penunjukan pimpinan sidang sementara. Forum menetapkan Semuel F. Tuhumury sebagai Ketua Senat Sementara dan Marliyati Sanaky sebagai Sekretaris Sementara untuk memimpin jalannya proses pemilihan.

Proses pemilihan berlangsung secara demokratis dengan menghadirkan dua kandidat utama, yakni Martinus J. Saptenno, Guru Besar Ilmu Hukum sekaligus mantan Rektor Unpatti dan Tonny Donald Pariela, Guru Besar Sosiologi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Hasil voting menunjukkan dominasi dukungan terhadap Pariela, yang mengantongi mayoritas suara anggota senat.

BM31News

Penetapan Hanifa Bennu Nur sebagai Sekretaris Senat dilakukan secara aklamasi, mencerminkan konsensus kuat dari anggota senat terhadap figur yang dinilai memiliki kapasitas akademik dan manajerial untuk mendukung kerja-kerja kelembagaan senat.

“Sebagai Ketua Senat, saya siap menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab serta mendampingi rektor dalam memastikan pelaksanaan tugas-tugas akademik berjalan dengan baik,” kata Ketua Senat Universitas Pattimura, Tonny Donald Pariela.

Dalam arahannya, Pariela menegaskan bahwa kepemimpinannya akan difokuskan pada penguatan tata kelola akademik dan pengawasan terhadap kebijakan strategis kampus, termasuk agenda penting pemilihan rektor yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027.

“Kami akan memastikan seluruh agenda strategis kampus, termasuk proses pemilihan rektor, berjalan transparan, demokratis, dan sesuai regulasi yang berlaku,” kata Pariela.

Secara akademik, Pariela merupakan sosok dengan rekam jejak kuat. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Pattimura, melanjutkan studi magister di Charles Darwin University, Australia, dan meraih gelar doktor dari Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga. Selain dikenal sebagai akademisi, ia juga memiliki peran penting sebagai tokoh perdamaian di Maluku serta pernah menjabat sebagai Dekan FISIP Unpatti.

Terpilihnya Pariela sebagai Ketua Senat menandai fase baru dalam dinamika kelembagaan Unpatti. Senat sebagai lembaga normatif tertinggi di perguruan tinggi diharapkan mampu menjalankan fungsi pengawasan akademik secara optimal, menjaga integritas institusi, serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Dengan komposisi kepemimpinan baru ini, Unpatti menghadapi periode strategis yang tidak hanya berkaitan dengan tata kelola internal, tetapi juga positioning institusi dalam peta pendidikan tinggi nasional, terutama dalam menghadapi kompetisi, akreditasi, serta tuntutan inovasi akademik. (BM31)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.

BM31NEWS

@bm31news.com

Ikuti akun resmi BM31NEWS di TikTok

Follow