BM31News
BM31News
BM31News
BM31News BM31News BM31News BM31News BM31News

Pelayanan Bagasi Lambat, Ketua GAMKI Maluku Soroti Kinerja Bandara Pattimura

Penumpang harus menunggu hingga satu jam untuk mengambil bagasi setelah pesawat mendarat di Bandara Internasional Pattimura Ambon.

Ambon, | Ketua DPD GAMKI Provinsi Maluku, Samuel Patra Ritiauw, melontarkan kritik keras terhadap kinerja PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Pattimura Ambon terkait lambannya pelayanan pengambilan bagasi penumpang. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (21/12/2025) pagi sekitar pukul 06.00 WIT, saat sejumlah penumpang pesawat BatikAir yang baru mendarat harus menunggu hingga lebih dari satu jam untuk mengambil bagasi di Baggage Claim Area Bandara Pattimura, Ambon. Kondisi ini dinilai mencerminkan lemahnya kesiapan pelayanan, terutama menjelang lonjakan penumpang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kritik itu disampaikan Ritiauw setelah dirinya mengalami langsung keterlambatan pengambilan bagasi yang diduga disebabkan minimnya jumlah petugas yang bertugas di area tersebut. Ia menilai situasi ini tidak sejalan dengan standar pelayanan bandara internasional yang seharusnya mengutamakan kecepatan, kenyamanan, dan kepastian layanan bagi penumpang.

“Pesawat landing jam enam pagi, tapi sampai jam tujuh lewat baru bisa ambil bagasi. Ini sangat mengecewakan dan membuat penumpang kesal, apalagi informasi yang kami dapat, petugas bagasi hanya satu orang,” kata Ketua DPD GAMKI Provinsi Maluku, Sammuel Patra Ritiauw.

Menurut Ritiauw, kekecewaan tidak hanya dirasakan oleh dirinya, tetapi juga oleh banyak penumpang lain yang berada dalam penerbangan yang sama. Ia menegaskan bahwa keterlambatan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan serius, terutama bagi penumpang yang memiliki agenda lanjutan atau koneksi perjalanan setelah tiba di Ambon.

“Bukan hanya saya yang kesal, hampir semua penumpang mengeluh karena menunggu terlalu lama. Ini menunjukkan pelayanan yang belum profesional dan perlu segera dibenahi,” kata Ketua DPD GAMKI Provinsi Maluku, Sammuel Patra Ritiauw.

Lebih lanjut, Ritiauw menyoroti momentum menjelang Natal dan Tahun Baru yang secara rutin menyebabkan lonjakan jumlah penumpang di Bandara Pattimura Ambon. Ia menilai PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Ambon harus melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk penambahan jumlah petugas dan perbaikan sistem pelayanan bagasi, agar kejadian serupa tidak terulang.

Ia menegaskan, sebagai pengelola bandara, PT Angkasa Pura Indonesia memiliki tanggung jawab penuh untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, khususnya pada periode sibuk seperti Nataru. Pelayanan yang lambat, menurutnya, tidak hanya merugikan penumpang, tetapi juga mencoreng citra pelayanan transportasi udara di Maluku. (BM31)


Dapatkan berita terbaru dari BM31News.com langsung di ponsel Anda! Klik untuk bergabung di Channel WhatsApp dan Telegram kami sekarang juga.

error: Konten Dilindungi !