BM31News
BM31News
BM31News
BM31News
BM31News
BM31News
BM31News
BM31News
BM31News
BM31News

BM31News

Kurikulum Merdeka Belajar Jadi Andalan Pengembangan Mutu Pendidikan di Kabupaten Maluku Tengah

Masohi, – Kurikulum Merdeka Belajar yang diprogramkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (KEMENDIKBUTRISTEK) Republik Indonesia menjadi andalan Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam peningkatan mutu pendidikan di kabupaten bertajuk Pamahanu Nusa.

Hal ini di sampaikan Pj Bupati Maluku Tengah Rakib Sahubawa usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) di lapangan upacara Kantor Bupati Maluku Tengah, Kamis (2/5/24).

BM31News

Kepada sejumlah media usai pelaksanaan upacara HARDIKNAS yang dihadiri Forkopimda Malteng, Sekda Malteng, Para Assisten Setda, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, ASN, Kepala Sekolah, para Guru dan Siswa, Pj Bupati sangat optimis kalau mutu pendidikan di daerah ini akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan serta menjadi acuan bagi pengembangan dunia pendidikan dalam era digitalisasi.

Untuk itu Sahubawa sangat berharap agar dinas Pendidikan dan Kebudayaan Malteng sesegera mungkin mewujutkan program merdeka belajar ini kepada semua sekolah di Kabupaten Maluku Tengah hingga ke semua pelosok terpencil.

Baca Juga:  Bakal Calon Bupati Asli Pulau Seram Kembalikan Formulir Pendaftaran di Tiga Parpol

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Malteng Husen Mukadar dalam konferensi pers mengatakan kalau Dinas yang dipimpinnya itu telah berupaya melakukan pengembangan merdeka belajar untuk semua sekolah tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Maluku Tengah.

BM31News

Menurut Husen kalau kurikulum merdeka belajar sesuai permendikbud ristek nomor 12 tahun 2024 sudah harus di terapkan di semua sekolah.

Memang untuk pendidikan di Malteng saat ini masih dalam status peralihan sehingga masih di kembangkan kurikulum merdeka belajar maupun kurikulum 13 atau yang di sebut K13.

Dia menjelaskan kalau nantinya di tahun pelajaran 2026 nantinya Kurikulum merdeka belajar sudah harus di laksanakan di semua sekolah dan ini menjadi kewajiban yang harus di laksanakan oleh semua sekolah yang ada di Indonesia termasuk di Malteng, sebutnya.

Baca Juga:  Tandangani MoU dengan Universitas Pattimura, Bupati Bursel Sampaikan Empat Harapan Kepada Civitas Akademika
BM31News

Jadi dinas pendidikan maluku tengah sudah harus siap untuk melaksanakan kurikulum merdeka belajar sesuai arahan dan amanat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Ada beberapa kegiatan yang akan di laksanakan oleh dinas Pendidikan Malteng dalam melaksanakan kurikulum merdeka belajar sebut Husen di antaranya Launcing Sekolah Rujukan Google.

Untuk pencapaian target merdeka belajar di semua sekolah dalam wilayah Malteng Kadis membenarkan kalau ada berbagai upaya yang nantinya di laksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan meliputi program awan penggerak yang diprakarsai oleh KEMDIKBUTRISTEK.

Ini akan di lakukan untuk mengantisipasi daerah-daerah yang sulit mendapatkan signal misalnya di daerah pesisir selatan dan pesisir utara hingga sampai ke daerah pegunungan yang sulit mendapatkan sarana internet.

Baca Juga:  Asep Kancil Berharap Pemerintah Daerah Malteng Miliki Arena Sirkuit Permanen

Kami sudah berkoordinasi dengan guru penggerak balai provinsi maluku bisa melakukan peningkatan guru yang belum terdaftar sebagai guru sertifikasi dan guru penggerak, sebut Kadis.

Jadi untuk dinas pendidikan Kabupaten Maluku Tengah sudah siap untuk mensukseskan semua program KEMDIKBUTRISTEK dalam penyelenggaraan serta peningkatan mutu pendidikan melalui program pendidikan merdeka belajar sesuai tema hardiknas yaitu “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar,” tutup Kadis. (BM31-02)

BM31News BM31News
banner 1080x1921
error: Konten Dilindungi !