BM31News
BM31News
BM31News
BM31News
BM31News
BM31News
BM31News
BM31News
BM31News

BM31News

Lesnussa Bantah Tidak Ada Indikasi Penyalahgunakan Dana BOS SMPN 11 Ambon Selama Kepemimpinannya

Jadi tidak serta merta uang itu di keluarkan begitu saja, tetapi harus menghadirkan guru siapa saja untuk melihat berapa banyak uang yang di keluarkan sesuai jumlah kebutuhan, terangnya.

BM31News

Kendati demikian, kalau dalam penggunaan keuangan untuk kegiatan dan tidak ada bendahara, maka terlebih dahulu saya (Lesnussa) menghubungi bendahara melalu sambungan telepon menyampaikan kalau ada penggunaan sejumlah uang dalam kegiatan, setelah menelepon bendahara maka saya memanggil beberapa guru sebagai orang yang melihat (saksi) dalam pengambilan keuangan sesuai kebutuhan.

Dengan prinsip kerja yang saya lakukan ini, maka sudah tentu saya berpendapat bahwa penggunaan keuangan sekolah dari dana BOS di lakukan sesuai dengan mekanisme berdasarkan juknis, sehingga tidak ada indikasi korupsi atau penyalah gunakan dana BOS yang di lakukan oleh saya, ucap Lesnussa membenarkan.

Saya katakan sekali lagi kalau setiap pencairan dana BOS, bendahara langsung membagikan dana BOS tersebut sesuai pos-pos anggaran yang di sepakati dan di buat dalam RKAS sehingga kita tidak bisa menggunakannya secara sembarangan, tegasnya.

Sementara menyangkut dengan ketidak keterlibatan komite sekolah dalam berbagai kegiatan sekolah oleh kepsek, dia mengatakan itu tidak benar.

BM31News

Dalam berbagai kegiatan sekolah bahkan sampai pada penyusunan RKAS, saya sebagai kepala sekolah mengundang pihak komite untuk bersama-sama dalam berbagai kegiatan bahkan sampai penyusunan RKAS sendiri ada pihak komite hadir.

Baca Juga:  Rakernas XIII KIBI di FMIPA Unpatti Hadirkan Narasumber Menkes RI dan Dirjen Diktiristek

Tanpa kehadiran Komite sekolah di setiap kegiatan, bagaimana kegiatan itu mau jalan dengan baik. Saya tidak bisa bekerja sendiri-sendiri tanpa komite, dewan guru, tim BOS maupun keterlibatan orang tua murid.

Mereka-mereka ini sebagai penunjang keberhasilan sekolah, jadi selalu saya menghadirkan semua pihak terkait dalam berbagai kegiatan di sekolah, tutur Lesnussa.

BM31News

Secara garis besar, saya sebagai kepala sekolah menyampaikan kalau pemberitaan itu tidak benar dan tidak sesuai fakta yang ada saat ini di SMPN 11 Ambon.

Secara jujur saya sampaikan bahwa sejak kepemimpinan saya pada tahun 2022 di SMPN 11 Ambon sampai tahun 2024 ini, ada berbagai perubahan yang di alami dan di rasakan pihak sekolah maupun orang tua murid.

Saya takut mengelola keuangan sekolah secara sembarangan yang pada akhirnya dapat di hantui dengan masalah hukum, untuk itu saya secara pribadi saat ini menyampaikan kepada publik melalui media BM31News.com bahwa apa yang di tulis dalam pemberitaan pada tanggal 2 Juli 2024 itu sangat tidak benar, tutup Lesnussa. (BM31-02)

BM31News BM31News
BM31News
error: Konten Dilindungi !